Yohanis Bassang: Selama Pemerintahan Saya, Kebersihan Harga Mati

Terkini.id, Toraja Utara- Hal ini disampaikan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang saat rapat bersama Camat, Lurah, Kepala Lembang, dan Kepala Dusun yang berlangsung di ruang pola kantor gabungan dinas marante, Senin 6 September 2021.

“saya tegaskan kepada seluruh peserta yang hadir, tidak ada tawar menawar soal kebersihan. Kegiatan jum’at bersih harus dilaksanakan. Saya tekankan hal ini karena kita merupakan daerah pariwisata,  sehingga faktor pendukung utama adalah kebersihan,” tegas Yohanis Bassang. 

Dalam rapat ini, Bupati menghimbau kepada kepala lembang agar penggunaan dana lembang di maksimalkan dengan mengacu pada program skala prioritas. Jangan menunda-nunda pekerjaan, terutama pada pelaporan keuangan. Pilihlah bendahara yang dipercaya mampu mengelola keuangan dengan baik dan mengerti akan ppembuatan pelaporan keuangan,” ungkap Yohanis Bassang. 

Baca Juga: Dinas Pariwisata Torut Laksanakan Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Penjualan Desa...

Untuk menyambut perayaan Natal di bulan desember mendatang, Bupati menegaskan perizinan rambu solo dan rambu tuka pada 24-26 desember ditiadakan. 

“saya ingatkan kepada kita semua, dari tanggal 24-26 desember nanti tidak ada yang mengeluarkan izin untuk rambu Solo’dan rambu tuka, terkecuali jika ada keluarga yang meninggal dan hari itu juga di makamkan. Kita Fokus dalam merayakan hari raya Natal,” tegasnya. 

Baca Juga: Bupati Torut: Mari Memberikan Pelayanan dengan Jiwa Besar

Bupati juga menambahkan bahwa Lomba Paduan Suara dalam merayakan hari raya Natal, wajib hukumnya Kecamatan mengikuti.

“wajib hukumnya kecamatan mengikuti lomba paduan suara dengan minimal peserta lomba sebanyak 60 orang, jadi saya minta camat, lurah dan kepala lembang agar bekerja sama dalam membentuk grup paduan suaranya. Lomba ini juga tidak menutupi peserta lain dari Klasis ataupun dari organisasi manapun, asalkan syarat utamanya adalah peserta minimal 60 orang dengan dua lagu, dimana lagu wajib bahasa toraja (pemilihan lagu sedang di godok oleh panitia) dan lagu pilihan bebas dari peserta,” tambah Bupati Toraja Utara. 

Hal terakhir yang di sampaikan Bupati dalam rapat ini adalah adanya bantuan dari provinsi dan CSR bagi Bank Sulselbar agar tepat sasaran. 

Baca Juga: Penutupan Toraja Highland Festival Diduga Acuhkan Prokes, Ribuan Pengunjung Berdempetan

“ada bantuan bagi masyarakatnyang tidak mampu dan belum tersentuh sama sekali bantuan-bantuan. Saya tekankan kepada camat, lurah dan kepala lembang agar bantuan ini benar-bemar tepat sasaran. Bantuan ini sebanyak 333 paket dari provinsi dan dari sulselbar 400 paket bantuan,” tutup Yohanis Bassang. 

Tampak pula dalam rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Toraja Utara,  Frederik Victor Palimbong, Kepala BKPAD, Kepala Bapenda, Plt.Kadis DPML, dan Staf Khusus Bupati.

Bagikan